Jumat, 17 Mei 2013

TUGAS SOFTSKILL 2

Nama Kelompok : Herman Fuady Siregar 23210266 Heru Setiawan 23210288 Raden Bambang S 25210513 Winda Riansyah 28210531 kelas : 3EB09 MK : Bahasa Inggris 2



REVIEW JURNAL
Investasi : Komparasi Strategi Buy and Hold dengan Pendekatan Teknikal
Natica Ardani, Werner R.Murhadi dan Deddi Marciano

ABSTRAK
Penelitian ini bertuuan untuk menganalisa efektifitas analisa teknikal moving average dibandingkan dengan buy and hold strategy pada indeks saham LQ-45 (sebagai pasar berkembang) dan S&P500 (sebagai pasar maju). Penelitian ini merupakan studi deskriptif menggunakan metode moving exponential crossovers yang kemudian dibandingkan dengan return dari buy and hold strategy. Penelitian menggunakan sampel LQ45 yang mewakili pasar berkembang dan S&P500 yang mewakili pasar maju selama periode 2001-2011.
Kata kunci : Technical analysis, moving average, efficient market hypothesis, buy and hold
strategy, LQ-45, S&P500.


PENDAHULUAN
Investasi merupakan hal yang umum dilakukan masyarakat untuk mengembangkan dana yang dimilikinya. Investasi adalah suatu kegiatan penempatan dana pada sebuah atau sekumpulan aset selama periode tertentu dengan harapan dapat memperoleh penghasilan dan/atau peningkatan nilai investasi (Jones 2004). Salah satu investasi yang populer dan umum dilakukan adalah investasi saham. Sesuai yang tercantum dalam Bapepam (2003), saham merupakan sertifikat yang menunjukkan bukti kepemilikan suatu perusahaan, dan pemegang saham memiliki hak klaim atas penghasilan dan aktiva perusahaan.

Dalam berinvestasi investor berkeinginan untuk memperoleh keuntungan semaksimal
mungkin. Para investor harus jeli dalam memilih saham yang layak dan melihat momen di mana harus posisi sell, buy, atau hold. Walaupun pertumbuhan dari perolehan saham diinginkan,tetapi fluktuasi tajam yang memunculkan resiko tinggi selalu diupayakan ditekan. Dengan keuntungan maksimal berarti resiko yang harus diambil lebih tinggi. Situasi dan kondisi pasar yang kurang menentu menyebabkan resiko yang lebih tinggi. Pembuatan kerangka keputusan investasi sangat menentukan keberhasilan seorang investor dalam mengoptimalkan tingkat imbal hasil (return) investasi dan mengurangi sekecil mungkin resiko yang dihadapi (Eko 2008).

Analisa saham dibutuhkan untuk menentukan kelas resiko dan perolehan saham sebagai dasar keputusan investasi. Analisa tersebut dilakukan dengan dasar sejumlah informasi yang diterima investor atas suatu jenis saham tertentu.

Analisa yang pada umumnya digunakan oleh investor adalah analisa fundamental dan analisa teknikal.

Analisa fundamental merupakan teknik analisa saham dengan melakukan penilaian saham perusahaan untuk mengetahui nilai sebenarnya dari suatu aset finansial (Heijden 2003). Analisa teknikal merupakan studi terhadap pergerakan harga lampau dengan tujuan untuk memprediksi pergerakan saham ke depannya dari masa lalu. Analisa teknikal adalah suatu metode pengevaluasian saham, komoditas ataupun sekuritas lainnya dengan cara menganalisa statistik yang dihasilkan oleh aktivitas pasar di masa lampau guna memprediksikan pergerakan harga di masa mendatang (Ong 2008).

Analisa teknikal secara umum dapat digolongkan menjadi 2 kelas utama, yaitu analisa teknikal klasik dan analisa teknikal modern.
Pengguna analisa teknikal klasik, atau yang biasa disebut sebagai chartist percaya bahwa tren dan sinyal aksi pasar suatu saham dapat diperoleh berdasarkan bentuk dan pola tertentu dari grafik harga saham. Dasar pengambilan keputusan transaksi dalam analisa ini biasanya ditentukan berdasarkan judgement dan interpretasi penggunanya terhadap suatu grafik sehingga menjadi sangat subjektif. Lain halnya dengan analisa teknikal klasik, analisa teknikal modern melihat tren dan sinyal aksi pasar suatu saham berdasar pola grafik yang diindikasikan dari perhitungan kuantitatif sehingga hasilnya objektif.

Berdasarkan pertimbangan yang telah disebutkan di atas, pada penelitian ini peneliti fokus pada analisa teknikal karena dengan asumsi bahwa pada saat kita telah memilih untuk membeli suatu saham, kita harus dapat memahami kapan waktu yang tepat untuk membeli, bertahan, atau menjual saham yang kita miliki supaya bisa memperoleh keuntungan maksimum. Pemilihan analisa teknikal modern dengan pertimbangan bahwa mengingat analisa tersebut bersifat kuantitatif maka metode ini secara ilmiah dapat diuji kemampuan dan kinerjanya dalam menghasilkan keuntungan bagi investor.

Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan descriptive research karena peneliti ingin mendeskripsikan kondisi dan keefektifan dari teknik MA dalam memprediksi trend suatu saham dibandingkan dengan strategi buy and hold. Hal ini untuk membuktikan apakah analisa teknikal terutama dengan menggunakan MA benar dapat digunakan untuk memprediksi trend suatu saham dan untuk membuktikan antara analisa teknikal dengan random walk hypothesis.

Data yang diperoleh menggunakan data sekunder, yang diperoleh dari data historis pergerakan harga saham. Data terdiri dari nilai penutupan harian dari dua pasar indeks, yaitu LQ45 dan S&P500. Nantinya data akan dibagi dalam rentang waktu 3 tahun dan dibagi dalam 2 periode untuk pengujian periode portfolio formation
dan periode portfolio evaluation.
1. Periode portfolio formation
Tujuannya untuk menguji kombinasi periode MA panjang dan pendek yang menghasilkan retun paling tinggi. Pada  periode ini akan diuji dua macam moving average. Yang pertama adalah MA periode yang telah ditentukan, yaitu dengan MA pendek 1 (satu) hari dan MApanjang 10, 50, 100, 150 hari. Yang kedua adalah MA optimization, yaitu dengan rentang MA pendek 1-10 dan MA panjang 11-100. Pada MA optimization ini akan dilihat hasil simulasi yang menghasilkan 5 return terbanyak dan diambil rentang periode yang menghasilkan return tertinggi. Tujuan diujinya dua macam MA adalah untuk mengetahui manakah metode yang paling
memberikan profit tertinggi.

2. Periode Portfolio Evaluation

Perolehan periode dengan return tertinggi dari portfolio formation akan diuji pada periode
portfolio evaluation dan hasilnya akan dibandingkan dengan return dari buy and hold
strategy.
Adapun simulasi yang akan dilakukan
sebagai berikut:

1. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2001 – 2003
b. Portfolio Evaluation: tahun 2004 – 2006
2. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2002 – 2004
b. Portfolio Evaluation: tahun 2005 – 2007
3. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2003 – 2005
b. Portfolio Evaluation: tahun 2006 – 2008
4. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2004 – 2006
b. Portfolio Evaluation: tahun 2007 – 2009
5. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2005 – 2007
b. Portfolio Evaluation: tahun 2008 – 2010
6. Simulasi :
a. Portfolio Formation: tahun 2006 – 2008
b. Portfolio Evaluation: tahun 2009 – 2011

Metode yang digunakan untuk analisis data pada penelitian ini adalah moving average, yang
merupakan salah satu alat paling populer dan mudah digunakan untuk para analis teknikal. Jenis MA yang akan digunakan adalah eksponensial, dengan pertimbangan bahwa eksponensial merupakan pengembangan lebih lanjut pada varian MA sebelumnya yaitu SMA dan WMA.

Ada 2 tipe moving average yang akan
digunakan:

1. MA dengan periode yang telah ditentukan, di mana MA pendek adalah 1 dan panjang 10, 50, 100, 150.

2. MA optimization dengan MA pendek terdiri dari 1-10 hari sedangkan MA yang lebih panjang bervariasi dalam rentang 11-100 hari. Pengujian dengan menggunakan Metastock versi 11 dengan metode Moving Average Crossovers. Metastock merupakan salah satu program yang menyediakan analisa komponen untuk analisis teknikal dan grafik, ditunjukan untuk investor individu. Selanjutnya, pada pengujian akan dilakukan 6 simulasi, di mana masing-masing simulasi akan dibagi dalam 2 tahap/ eriode. Tahap pertama adalah portfolio formation, dengan mencari simulasi kombinasi dari MA pendek dan MA panjang yang menghasilkan return paling besar. Tahap kedua adalah periode portfolio evaluation, yaitu dengan menggunakan return tertinggi yang diperoleh dari portfolio formation untuk diimplementasikan dalam 3 tahun setelah periode portfolio formation diuji. Setelah memperoleh hasil implementasi tersebut maka akan dibandingkan dengan returnyang diperoleh dari strategi buy and hold. Return dari strategi buy and hold diperoleh dengan melakukan perhitungan return yang dihasilkan pada harga pertama pembelian dengan harga terakhir yang digunakan dalam periode pengujian. Dengan membandingkan return dari strategi MA dan strategi buy and hold maka diharapkan permasalahan penilitian di atas dapat terjawab.


Hasil Penelitian dan Pembahasan

Analisa Kinerja Indeks Saham

Indeks LQ-45

Data indeks LQ-45 diperoleh dari situs finance.yahoo.com, dengan data indeks dari Januari 2001 sampai dengan Desember 2011. Data tersebut kemudian diolah menggunakan Metastock dengan metode Exponential Moving Average (EMA). Hasil diperoleh dengan menggunakan 2 MA, yaitu pendek dan panjang. Pergerakan harga indeks dari LQ-45 dapat terlihat sesuai dengan gambar dan tabel di bawah ini. Pada tahun 2001-2002 ekonomi Indonesia masih dalam siklus depresi dikarenakan terjadinya krisis ekonomi tahun 1997. Mulai tahun 2003, siklus ekonomi Indonesia mengalami recovery cycle yang tampak dari pergerakan LQ-45 yang terus meningkat (Sulistyorini 2009).
Kenaikan dari awal tahun 2003 hingga akhir tahun 2007 mengalami pertumbuhan ±45% per tahunnya. Pada tahun 2008 indeks saham LQ-45 menurun drastis hingga 54.7% dikarenakan pada saat tersebut kondisi bursa dan pasar keuangan secara global telah mengalami tekanan yang sangat berat, akibat kerugian yang terjadi di subprime mortgages yang berimbas ke sektor keuangan Amerika Serikat dan berimbas pula ke negara-negara lain di dunia, baik di Eropa, Asia, Australia, maupun Timur Tengah. Indeks harga saham di bursa global juga mengikuti keterpurukan indeks harga saham bursa di AS, bahkan di Asia, termasuk Indonesia, indeks harga saham menukik tajam melebihi penurunan indeks saham di AS sendiri, dapat terlihat dari penurunan indeks LQ-45 tahun 2008 sebesar 54.7% sedangkan S&P500 sebesar 37.6%. Hal ini mengakibatkan kepanikan yang luar biasa bagi para investor, sehingga sentimen negatif terus berkembang.

Pada awal tahun 2009 indeks saham LQ45 masih dalam keadaan bearish tetapi sekitar Maret 2009 indeks saham perlahan mulai naik kembali. Bahkan pada tahun 2009 dari awal tahun hingga akhir tahun mengalami peningkatan sebesar 71%. Pada tahun 2010 dan 2011 indeks saham LQ45 sudah kembali normal.

Portfolio Formation

Pada tahap portfolio formation, indeks saham LQ-45 dan S&P500 diuji berdasarkan 6 simulasi yang telah ditentukan masing-masing rentang periode per simulasi sesuai yang telah dijelaskan pada bagian metode di atas. Berikut adalah hasil keuntungan yang diperoleh dan periode MA yang paling menghasilkan keuntungan optimum.

Moving Average 1-10, 1-50, 1-100, 1-150
Pada pengujian ini, masing-masing simulasi diuji dengan periode MA yang sudah ditentukan, yaitu MA pendek 1 (satu) hari dan MA panjang terdiri dari 10, 50, 100, dan 150. Dari hasil perolehan masing-masing simulasi dilihat periode MA yang memberikan keuntungan paling maksimum. LQ-45 Hasil dari penelitian ini terdiri dari keuntungan yang diperoleh selama 3 (tiga) tahun dan per tahun. Apabila dilihat dari hasil tabel 3, sebagian besar periode yang menghasilkan persentase keuntungan paling tinggi adalah MA dengan periode 1-10, hanya simulasi 4a (tahun 2004-2006) saja yang memperoleh keuntungan paling maksimum pada periode 1-50. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian BenZion, et al. (2003), yang juga menunjukkan bahwa success proportion dan return long plus cash strategy dan long plus short strategy dari penelitian tersebut yang juga menggunakan moving averages yang paling besar adalah untuk periode 1-9 dan 1-49. Hal ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam Murphy (1999), bahwa semakin pendek MA maka semakin sensitif terhadap aksi harga sehingga keterlambatan waktu dari MA dapat dikurangi walaupun tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Dengan menggunakan MA yang lebih pendek periodenya maka dapat menjadi lebih sensitive terhadap adanya perubahan harga, sehingga tindakan yang diambil juga dapat lebih cepat dan memungkinkan untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal.


KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan

Analisa teknikal ini masih menjadi suatu perdebatan terutama dengan adanya efficient market hypothesis (EMH), di mana dikatakan bahwa informasi tidak dapat digunakan untuk memprediksi perubahan harga di masa yang akan datang. Selain itu, pada EMH dikatakan juga bahwa buy and hold strategy merupakan teknik yang paling unggul dan tidak ada metode lain yang dapat mengalahkan metode tersebut.
Dengan adanya hasil yang bertolak belakang tersebut maka penelitian ini berusaha untuk melihat apakah metode analisa teknikal efektif dalam melihat trend pergerakan harga saham dan dapat menghasilkan keuntungan yang maksimum dibandingkan dengan buy and hold strategy. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada LQ-
45, dalam hal ini mewakili pasar berkembang lebih efektif menggunakan moving average dengan rentang periode yang pendek, sedangkan pada S&P500 sebagai pasar maju lebih efektif menggunakan moving average dengan rentang periode
yang panjang.

Penggunaan analisa teknikal dengan moving average terbukti dapat melihat trend dari pergerakan saham sesuai dengan asumsi/prinsip dasar yang dijelaskan dalam Murphy (1999). Namun, keefektifan moving average tersebut dalam melihat pergerakan trend juga dipengaruhi dengan keadaan kondisi ekonomi negara pada periode tersebut. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pada saat kondisi ekonomi negara tersebut baik (bullish), penggunaan buy and hold strategy lebih dapat memberikan keuntungan dibandingkan dengan analisa teknikal,
bahkan pada S&P500 analisa teknikal dengan menggunakan MA optimization menghasilkan kerugian. Hasil tersebut menunjukkan pada pada saat kondisi ekonomi sedang baik maka pasar akan bertindak secara acak, sesuai dengan konsep yang dikemukakan oleh Fama (1970) dalam Heijden (2003). Sebaliknya, pada kondisi ekonomi negara tersebut sedang krisis (bearish), penggunaan analisa teknikal lebih dapat memberikan keuntungan dibandingkan dengan buy and hold strategy, bahkan pada S&P500 terlihat bahwa dengan menggunakan buy and hold strategy dapat mengalami kerugian. Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian-penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia telah efisien dalam tingkat lemah (Indra 2001; Lestari dan Donny 2006) dan S&P500 menunjukkan bahwa pasar modal di Amerika cenderung berbentuk efisien dalam tingkat semikuat (Gumanti dan Utama 2002). Berdasarkan penelitian ini, dapat terlihat bahwa pasar modal Indonesia dan Amerika Serikat belum sepenuhnya efisien karena investor masih dapat mengambil keuntungan dengan menggunakan analisa teknikal.

Dengan hasil tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa pasar dari suatu negara akan lebih efisien pada saat kondisi ekonomi baik dan efficient market hypothesis terbukti. Namun, pada saat kondisi ekonomi negara tersebut buruk, maka pasar saham juga menjadi tidak efisien dan pasar cenderung bergerak berdasarkan trend sehingga analisa teknikal menjadi lebih memberikan keuntungan. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Brown dan Harlow (1988) dan Brown et al. (1988) yang menyatakan bahwa terdapat bentuk asimetris pada respon pasar terhadap even bagus dan buruk. Reaksi pasar negatif lebih kuat dan lebih dapat diprediksi dibandingkan reaksi positif terhadap stimulus (Pasaribu 2011). Hal tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh adanya pengambilan keputusan secara irasional oleh sebagian besar investor dan menyebabkan pasar menjadi tidak efisien. Para investor memiliki kecenderungan yang sama dalam pengambilan keputusan saat kondisi pasar bearish untuk meminimalisasikan kerugian

SARAN
Penelitian ini memiliki keterbatasan dan dapat dijadikan saran untuk penelitian berikutnya, antara lain: (1) Dikarenakan hasil keuntungan yang diperoleh berdasarkan tahunan, maka penelitian ini lebih efektif diterapkan pada investasi jangka panjang. Penelitian ini tidak meneliti apakah analisa teknikal moving average ini efektif pula diterapkan pada investasi jangka pendek. Oleh karena itu, untuk penelitian selanjutnya dapat dilakukan pengujian apakah pada investasi jangka pendek efektivitas analisa teknikal moving average dibandingkan dengan buy and hold strategy juga memperoleh hasil yang sama dengan penelitian ini. (2) Penelitian ini hanya melihat dari satu macam analisa teknikal saja sehingga tidak dapat disimpulkan secara umum bahwa semua analisa teknikal akan menghasilkan kesimpulan yang sama.
Dengan melakukan penelitian menggunakan analisa teknikal yang bervariatif dari metode yang sederhana hingga metode yang kompleks dapat melihat tingkat keefektifannya dalam memprediksi trend suatu pasar, dibandingkan dengan metode buy and hold. (3) Dalam membandingkan efektivitas analisa teknikal moving average ini antara pasar maju dan berkembang, peneliti hanya melihat dari satu negara baik untuk pasar maju dan berkembang. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat diteliti pada beberapa negara untuk memperoleh kesimpulan yang lebih menyeluruh. (4) Penelitian ini menggunakan portfolio pasar sebagai data yang digunakan dalam pengolahan analisa teknikal moving average sehingga data pergerakan indeks yang dihasilkkan mengikuti pasar dan bukannya berdasarkan efisiensi pasar.


DAFTAR PUSTAKA
Basu, S., Mahendra, R., Tchalian, H. (2008), A comprehensive study of behavioral finance, Journal of Financial Service Professionals, pp. 51-62.
BenZion, U.P. Klein, Y. Shachmurove, dan J.Yagil (2003), Efficiency Differences between the S&P500 and the Tel-Aviv 25 Indices: A Moving Average Comparison, International Journal of Business, Vol. 8(3).
Brown, K.C., W.V. Harlow (1988), Market Overreaction: Magnitude and intensity, Journal of Portfolio Management, Vol. 14, 6-13.
Brown, K.C., W.V. Harlow, and S.M. Tinic (1988), Risk Aversion. Uncertain Information, and Market Efficiency, Journal of Financial Economics¸ Vol. 22, 355–385.
Eko, U. (2008), Analisis dan Penilaian Kinerja Portfolio Optimal Saham-Saham LQ-45. Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi. Sept-Des 2008: 178-187

Senin, 18 Maret 2013

ISTILAH DALAM AKUNTANSI

Nama Kelompok : Herman Fuady Siregar  23210266
                             Heru Setiawan              23210288
                             Raden Bambang S        25210513
                             Winda Riansyah            28210531
kelas                  : 3EB09
MK                   : Bahasa Inggris 2
Tugas                : Daftar istilah akuntansi

istilah akuntasi translate ke Bahasa Inggris

W
Wesel                   : Note / Draft
Wesel bayar          : Note Payable
Wesel Tagih          : Note Receivable
Wesel Berbunga    : Interesting Baering Note

X
-

Y
-
Z
-
ket : - (tidak ada)

Senin, 21 Januari 2013

Evolusi Mahasiswa

Manusia selalu berubah. Seiring dengan berjalannya waktu, pengalaman yang didapatkan, serta perubahan lingkungan, manusia selalu membuat perubahan-perubahan dalam hidupnya agar lebih baik. Salah satu tahap dalam hidup manusia yang penuh dengan perubahan adalah saat mereka kuliah. Selain jadwal yang selalu berubah setiap semesternya, mahasiswa pun berevolusi, seiring dengan lamanya mereka berada di kampus.
Setelah melakukan penelitian intensif selama bertahun-tahun, MBDC pun menemukan pola evolusi yang paling umum diikuti oleh para mahasiswa di Indonesia. Inilah dia.

Tingkat 1 

Pas tingkat 1, biasanya mahasiswa masih adaptasi sama lingkungan dan orang-orang baru, biasanya pakaiannya lumayan rapih, biar pencitraannya bagus gitu, apalagi di hadapan lawan jenis. Dan karena ketemu temen-temen baru, masih suka jaim, belom ketauan belang-belangnya. Tingkat 1 adalah waktu untuk membangun pencitraan.
Kalo soal kuliah, biasanya masih semangat-semangatnya. Semua buku dibawa, dari buku wajib (yang asli impor, harganya 500 ribu), buku suplemen dari perpus, catetan, dan laptop. Kalo ada asistensi/tutor/lab jam 7 malem pun pasti dijabanin. Tugas? Pastinya dikerjain banget!

Tingkat 2 

Di tingkat 2 ini biasanya lagi betah-betahnya di kampus, tapi bukan buat kuliah. Setelah mengerti trik-trik ampuh titip absen dan cabut kuliah, anak-anak tingkat 2 ini mulai menyadari kalo kuliah cuma masuk kelas doang itu nggak asik. Mereka mulai aktif di organisasi, ikut kepanitiaan acara ini itu, gabung di perkumpulan mahasiswa, masuk klub olahraga kampus, ikut seminar dll.
Biasanya mereka dateng pagi ke kampus. Terus setor muka sama absen di kelas sebentar, abis itu mulai sibuk rapat, team building, seminar ini itu. Penampilan juga udah nggak serapih tingkat 1. Udah mulai akrab sama temen-temen baru, gebetan juga udah dapet, jadi mulai cuek. Biasanya ke kampus pake kaos yang ada logo universitasnya gitu.

Tingkat 3

Di tingkat 3, biasanya udah jarang keliatan di kampus. Bukan karena bolos, tapi jadwal kuliah biasanya udah nggak sepadet 2 tahun pertama. Kalo dulu bisa tiap hari masuk, sekarang bisa cuma 3-4 hari ada kelas. Akibatnya, pas tingkat 3 ini jadi lebih sering jalan-jalan ama seneng-seneng ketimbang kuliah. Karena itu, biasanya pakaiannya lebih cocok buat ke mall daripada ke kampus.
Karena jadwal yang lowong ini, masuk kelas biasanya cuma selewat aja. Anak tingkat 3 dateng pagi/siang pas ada kelas, abis selese kelasnya langsung cabut ke tempat lain. Kepanitiaan dan organisasi juga udah nggak se-intense tingkat 2. Karena udah senior, jabatan yang dipegang juga lebih tinggi. Jadi kerjaannya udah nggak ribet waktu masih jadi staf biasa.

Tingkat 4

Tingkat 4 identik dengan skripsi atau tugas akhir. Dan segala aspek kehidupan mahasiswa di tingkat 4 ini, semuanya dipusatkan ke skripsi tersebut. Walaupun kelas tinggal 1 atau bahkan enggak ada, mereka tiap hari nongol di kampus, entah ngetik di perpustakaan ditemani dengan 2 buku yang dibuka plus beberapa fotokopian jurnal atau ngejar-ngejar dosen pembimbing.
Gizi mahasiswa tingkat 4 ini biasanya juga buruk, karena stress mikirin skripsi. Muka-mukanya biasanya beler gara-gara kurang tidur ato bete gara-gara skripsinya abis diacak-acak sama dosen pembimbing. Mahasiswa tingkat 4 juga biasanya nggak punya kehidupan sosial yang aktif.

Tingkat 5 (dan seterusnya)

Kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Di dunia kuliah pun sama. Setelah 4 tahun berjuang keras supaya bisa lulus cepet, ternyata ada aja hal yang bisa menghalangi. Dari ada kelas yang nyangkut, atau dosen pembimbing sensi sama kita, jadinya nggak dilulus-lulusin. Dengan terpaksa, ada beberapa mahasiswa yang harus berevolusi ke mahasiswa semester 9 (dan seterusnya)
Jenis yang satu ini banyak ragamnya. Ada yang makin jarang ke kampus karena sibuk sama kerjaan lain (atau udah bodo amat sama kuliahan). Ada yang masih rajin ke kampus karena masih banyak kelas yang belom lulus. Ada juga yang nyangkut di perpustakaan, berusaha keras buat nyelesein tugas akhir yang susahnya setengah mati. Ada juga yang gak jelas ngapain, tapi tiap hari ke kampus, dianggap tetua, trus hobinya gangguin anak-anak tingkat 1. Walaupun jenis ini beraneka ragam, mereka punya sebuah kesamaan, yaitu sebuah alergi pada 2 kata : "Kapan lulus ?"
sumber : http://kyofusen.blogspot.com/2012/04/evolusi-mahasiswa.html

Tips Hemat BBM saat Berkendara

1. Pengisian BBM pada Malam Hari. Jika Anda harus berangkat subuh karena ada meeting di pagi hari atau pulang larut malam karena harus kerja lembur di kantor? Manfaatkan saja kondisi ini untuk mampir ke SPBU. Konon, ternyata 1 liter bensin di waktu-waktu tersebut, lebih banyak dibanding kita membeli 1 liter bensin di siang hari. Mengapa? Karena suhu dingin di malam dan pagi hari membuat partikel bensin dalam keadaan rapat, sehingga volume yang kita dapat pun jadi lebih banyak.

2. Jangan Sampai kosong. Bila jarum fuel meter sudah berada di garis tengah, segeralah mampir ke SPBU terdekat untuk mengisi full tank. Sebab bila semakin banyak ruang kosong di tangki bensin, maka semakin besar kemungkinan bensin menguap di siang hari. Ibarat kolam kosong yang baru diisi, kotoran yang mengendap di bawah akan ikut terangkat dan mengotori mesin.
 
3. Hindari Musik Upbeat. Sedikit banyak, jenis lagu yang kita dengarkan saat mengemusi berpengaruh pada cara kita memainkan gas dan bermanuver. Lagu upbeat dinilai bisa membuat kita menjadi lebih agresif, layaknya jagoan di film-film aksi Hollywood, macam "fust and furious"! Sebaiknya hindari lagu-lagu dengan irama menghentak, pilihlah yang sedikit berirama slow atau dengarkan radio dengan pilihan lagu bervariasi. Cara lain, turunkan volume suara atau matikan saja tape mobil.

4. Dengarkan Suara Mesin. Di Kecepatan tinggi, biasanya bila jarum RPM (revolution per minute) melebih angka 3 dan mesin mobil akan terdengar menggerung, sebaiknya segera atur perpindahan gigi agar suara jauh M adalah 80-96 km/jam untuk di jalan bebas hambatan.

5. Hindari Overload Muatan. Traveling By Car atau tamasya bersama sejumlah rekan atau keluarga menggunakan mobil, biasanya membuat penuh mobil dengan barang-barang bawaan, sehingga mobil menjadi terbebani dan harus bekerja ekstra. Akibatnya kondisi ini bisa mengurangi aerodinamika mobil dan meningkatkan penggunaan bahan bakar hingga 5%. Bila memungkinkan, angkutlah barang atau penumpang secukupnya.

6. Matikan Mobil Saat Berhenti Lama. Bila mobil berhenti lebih dari 5 menit, baik di tepi jalan atau saat di traffic light, sebaiknya matikan mesin mobil. Sebab bensin akan terus dipakai walau mobil dalam kondisi diam sekali pun, apalagi dengan tetap menyalakan AC. Jadi, tak perlu lama-lama memanaskan mesin, 3 menit saja sudah cukup. Membiarkan mobil menyala dalam kondisi diam dalam lama juga akan menghasilkan polusi 20 kali lipat lebih banyak dibanding saat melaju dalam kecepatan 51 km/jam.

7. No Gadget Please! Selain keselamatan jiwa yang terancam, main gadget saat berkendara bisa mengancam keselamatan kantong. Kok bisa? Pasalnya, konsentrasi yang terpecah antara mengemudi atau membalas chatting bisa membuat irama mengemudi jadi tidak halus, penggunaan gas dan rem jadi tak terkendali secara teratur. Padahal, semakin sering kita injak pedal gas dan rem secara bergantian dengan irama cepat, berpengaruh terhadap konsumsi BBM.

8. Mengemudi Dengan Riang. Percaya atau tidak, hati riang membuat pengemudi jauh lebih sabar. Seakan ingin berbagi kebahagiaan, seseorang akan lebih banyak mengalah saat berpapasan dengan pengemudi lain dan memperlakukan mobil dengan lebih halus. Berbeda bila kita menyetir dalam keadaan stress, marah, atau kesal, kita jadi kurang sabar di jalanan sehingga gemar memainkan gas dan rem secara tidak beraturan, agar tidak diserobot pengemudi lain. Atau, melajukan mobil dengan kecepatan tinggi demi melampiaskan kekesalan. Nah, cara ini bisa membuat mobil kita mengonsumsi BBM lebih boros.

9. Gunakan AC Sewajarnya. Penggunaan AC, apalagi dengan pengaturan suhu paling tinggi membuat beban perputaran mesin semakin berat. Apabila sedang berjalan-jalan di daerah sejuk atau bensin dalam keadaan tiris, mematikan hemat, bisa membuat mobil lebih hemat BBM. Agar sirkulasi udara di dalam mobil berjalan, bukalah jendela saat memanaskan mobil. Agar lebih hemat, hindari menyalakan AC sesaat setelah mesin dihidupkan, tunggu hingga 4 menit.
 
http://kyofusen.blogspot.com/2012/04/tips-hemat-bbm-saat-berkendara.html

Gaya ABG Sebelum Ada Hp & Internet

Masa-masa belum kenal internet, yang punya telpon rumah masih jarang itu juga pesawatnya model yang puteran bukan yang pencet-pencet, ponsel apalagi,tapi semua itu tak bikin kita mati gaya.Seperti kata orang bijak, bila ada keinginan pasti ada jalan.

"Apa, jalan buntu maksud loe ..?"

Bila dalam bahasa Inggris,
If there is a will there is a why, artinya "Ngapain aja sih loe?"

1. Naksir, ingin menembak si dia


Pura-pura pinjam buku, lalu kembaliin plus "bonus" puisi cinta (dibikinin teman sih yang disogok pake permen endog cecak). Ingat lagunya Iwan Fals- Buku ini Aku Pinjam.

Agak frontal dikit, menaruh surat cinta di laci mejanya. Lebih telak lagi, bikin pesawat-pesawatan dari kertas, komplit dengan tulisan "I love you pulll", awas saat mengirimnya jangan sampai nyasar mendarat di hidung guru BP yang sedang memberi penyuluhan di kelas... Habis itu harap-harap cemas menanti surat .... penolakan ... wakakak ....

Gimana lebih enak ditolak lewat surat kan ketimbang lewat SMS, bisa dikumpulin buat kenangan koleksi penolakan yang kesekian ... wakakak ... Tentu saja mekanisme pengiriman pesan tersebut rawan penyadapan, dan bisa salah tembak.

Maunya mengirim ke Susan, jatuhnya kok ke tangan Susanto .. wah bisa berabe ... Ingat Jean Pattikawa nyanyi, "Surat cintaku yang pertama, membikin hatiku berlomba ....", atau Kangen, "Kau Tuliskan Padaku Kata Cinta Yang Manis Dalam Suratmu ...", atau Kahitna, "Suratku ini, cerminan luka di hati ..." Kalau sekarang mungkin liriknya berubah kali, jadi "Email cintaku yang pertama, membikin hatiku berlomba ..." Yang jatuh cinta, suratnya disemprot parfum biar wangi, lha yang putus cinta?
Ya disemprot Baygon saja ... upss jangan deh...

2. Mau kirim-kirim salam

Pulang sekolah mampir dulu ke kantor Stasion Radio untuk nitip pesan. Sore-sore siap di depan radio sambil pasang kuping nunggu pesannya dibacain, "Ya, buat paman gembul, nirmala dan donal bebek, tadi di kelas paman gober marah-marah melulu, hati-hati dengan si sirik, buat don kisot kembaliin kaset genesis gue, buat penyiarnya yang rukun aja ya ...,dari ikkyu san di planet krypton ....
oya titip lagu madu dan racunnya Ari Wibowo ...
spesial buat samwan yang tega meninggalkanku ...."
Puas deh rasanya ...,
padahal yang dikirimin pesan lagi pada molor semua ....
Makanya lain kali jangan cuma kirim salam,
tapi kirim juga laos, temulawak, kunir, dll .... lho?


3. Mau menelpon lokal siapkan kepengan, dulu sih seratusan perak, yang tipis lho bukan yang tebal.


Sambil cari-cari telpon umum yang masih utuh, soalnya ada yang cuma tinggal gagangnya doang, ada juga yang "interior" masih utuh, jebulnya di atas nggak nyambung ke kabel telpon. Kadang nemu yang jalan, eh dipake tempat pacaran, atau berteduh waktu hujan.

Pernah sih nunggu orang selesai telpon, eh dianya ngeluarin recehan segepok taruh di atas pesawat telpon. Ya udah deh, nyari lainnya aja .... Eh malah diajarin anak-anak kecil ngunthet koin pake kawat, hayooo .... Masih ingat pesan nan "mengharukan" ini, "Tiga menit waktu anda sudah habis, silakan masukkan koin lagi ..."
Duh, koinnya dah habis buat main dingdong .....

4. Mau menelpon interlokal

Begadang nunggu di atas jam sepuluh malam, atau bangun jam empat pagi, lalu buru-buru ke wartel, biar dapat tarif murah/diskon. Saya ingat ketika itu, wartel masih jarang, bahkan kadang harus absen dulu terus pulang lagi ke rumah, dua jam lagi baru balik dan sampai gilirannya, saking banyaknya yang antri. Jadi ada wartel yang tiap malam selalu ramai, mirip agen porkas mau bukaan saja.

5. Menerima telpon

Bagi anak kost yang cari tempat kost, biasanya punya pertanyaan tambahan, "Ada telpon?". Soalnya bisa numpang menerima telpon di tempat ibu kost. Siap-siap pagi-pagi jam empat dipanggil-panggil ada telpon interlokal dari kampung. Paling diledekin teman kost, "Tuh ... kau disuruh buruan pulang, mau dikimpoikan dengan calon pilihan ibu kau ...." Ada juga yang gemar ngerjain di kost, kalau ada telpon dari cewek. Nggak mungkin deh punya rahasia, lha wong telpon masuk siapa-darimana seisi kost tahu semua (terutama ibu kost),
belum yang hobi nguping ...

6. Pak Pos is my hero

Menunggu-nunggu Pak Pos datang, terutama yang sedang di perantauan, kiriman kabar dari kampuang nan jauh di mato. Juga surat dari tambatan hati, wuiihhh ada cap bibirnya segala ... Rasanya tulisan tangan plus wangi surat lebih berkesan (yah masak nulis surat cinta mesti ke rental dulu, lebih romantis tulisan ceker ayam ketimbang cetakan printer dot-matrik yang pitanya udah kusut dan mbrodholi, maklum di rental) soalnya bisa diciumi tiap hari...hihihi. Pokoknya Pak Pos is the one and only selalu dinanti meski kadang telat...

7. Mau janjian?

Pastikan tempatnya dengan jelas, supaya jangan sampai tlisiban (apa ya artinya ini? pokoknya, kau kesini, dia kesitu, kau begini, dia begitu, dia menunggu di sana, kau menunggu di situ). Konyol kan kalau janjiannya di alun-alon lor, panjenengan menunggunya di alun-alun kidul. Benarkah keberadaan ponsel sekarang meminimalkan potensi plisaban?

8. Kartu ucapan Hari raya

Nyari-nyari dan pilih-pilih kartu Lebaran atau Natal. Sebenarnya nggak apa juga sih pilih satu set yang sama, soalnya kirimnya kan ke orang yang berbeda. Ada yang kreatif, bikin sendiri kartu lebarannya digambar sendiri. Ngirim kartu biar hemat prangko, nggak usah dilem amplopnya ya ...

9. Tidak ada telpon, mau kirim berita cepat

Pilihannya adalah kilat khusus. Atau lewat telegram saja (duh, yang ini udah punah deh), oke, kma ttkhbs (ssstt ... pelajaran bahasa Indonesia di sekolah masih ada nggak cara menulis telegram?). Mau lebih hemat lagi tapi lebih cepat, ya belajar telepati aja ... hahaha ....

10. Tidur lebih nyenyak, bangun lebih enak

Coba sekarang, baru melek dikit sudah melirik ada pesan masuk tidak, ada miscalled tidak, masuk WC aja ganti dulu statusnya, pagi-pagi belum sarapan burjo sudah sarapan pulsa dulu.

11. Lebih mudah bikin alasan/ngumpet

Kalau jaman sekarang kan alasannya cuman dua, low-bat atau nggak ada sinyal. Dulu nggak ada yang protes, "Kenapa sih telpon dimatikan, nggak diangkat-angkat, SMS nggak dibales...."

12. Apa itu di dalam kantong?

Kalau saku kelihatan mblendhuk, jelas bukan batangan HP apalagi blekberi, mungkin batangan coklat atau wafer. Atau jangan-jangan nggembol sego kucing buat sangu... hihihi....

13. Lebih banyak garuk-garuk

Kalau sekarang kan waktu bengong jari bisa diberdayakan untuk pijet-pijet tombol kalo nggak ngurusin SMS kan bisa main game di ponsel. Lha dulu masak gede-gede bawa gamewatch kan nggak wangun. Sebenarnya klaim ini masih perlu riset, benarkah keberadaan ponsel mengurangi frekuensi garuk-garuk. Kalo orang Jawa bilang, "Seko kukur-kukur malih dadi tutul-tutul"

14. Mau backstreet ?

Bila perlu pakai cara pramuka, pakai bahasa sandi atau surat yang hanya bisa terbaca dengan cara khusus. Lha yang punya pesawat telpon di rumah juga ditungguin babe ama enyak

15. Sebelum mulai pelajaran

Sekarang: Harap semua ponsel dimatikan, jangan ada yang mainan SMS saat pelajaran. Dulu:
Harap semua komik di simpan, jangan ada yang baca stensilan saat pelajaran
 
http://kyofusen.blogspot.com/2012/04/gaya-abg-sebelum-ada-hp-internet.html
blog-apa-aja.blogspot.com

Kisah Mengharukan Cinta Seorang Suami

Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia
dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana
besar di negeri ini.
Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!
Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja
bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat
merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32
tahun. Dikaruniai 4 orang anak.
Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke
empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu
terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya
menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak
bisa digerakkan lagi.
Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.
Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat
berhasil’.
Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:
“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak
merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air mata si sulung berlinang.
“Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.
”Anak-anakku…Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan
kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu
kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun
dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia
menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak
bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan
keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi
Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang
masih sakit.” Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga
anak-anaknya
Kisah Paling Menyedihkan
Kisah Paling Mengharukan
Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat
butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu
ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu……
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang
hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.
Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga,
pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya
menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan
sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan
dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat
dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan
ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya
apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia
sakit…” Sambil menangis
”Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita
kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya
percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”

Sumber: http://kyofusen.blogspot.com/2012/04/kisah-mengharukan-cinta-seorang-suami.html

6 Kekuatan Utama Manusia

1 Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.
 
2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri, peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.
 
3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)
Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.
 
4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)
Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.
 
5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.
 
6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi. Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita

sumber : http://kyofusen.blogspot.com/2012/04/6-kekuatan-utama-manusia.html